Beranda Kota Metro Pelajar Di Metro Kritis Usai Tabrak Mobil Minibus Diduga Hindari Kejaran Anggota...

Pelajar Di Metro Kritis Usai Tabrak Mobil Minibus Diduga Hindari Kejaran Anggota Lantas 

21
0

Galaksinewss.com, Metro- Satu kendaraan roda dua yang dikendarai dua orang pelajar, menabrak mobil jenis mini bus di jalan Hasanudin kelurahan Imopuro Metro Pusat, diduga usai aksi kejar-kejaran dengan anggota satlantas Polres Metro.

Kecelakaan terjadi diduga akibat dua pelajar tersebut diduga menghindari polisi yang hendak akan melakukan penindakan tilang, kepada pengendara.

Saat melewati jalanan menikung, pengendara motor kehilangan kendali, dan menabrak kendaraan minibus yang ada didepannya.

Saat dikonfirmasi, Ridho (16) Warga Raman Utara Lampung Timur yang berboncengan dengan korban mengungkapkan, dirinya dikejar polisi dari taman kota hingga lokasi terjadinya kecelakaan.

“Saya pulang sekolah sama teman saya Ridho (16), lewat taman kota, memang kami tidak pakai helm lalu dikejar polisi, saat itu ada ibu ibu juga gak pakai helm, tapi yang dikejar cuma kami,” Kata Ridho Saat dikonfirmasi Jejamo.com di rumah sakit Mardi Waluyo Metro, Rabu 7/9/2022.

Ridho juga menyampaikan, penyebab kejadian akibat kehilangan kendali dijalanan menikung, dan menabrak mobil minibus yang ada didepannya.

“Yang bawa motor temen saya Fahri, karena polisi terus ngejar, akhirnya kami nabrak mobil didepannya, temen saya sekarang kritis, kaki dan tangannya patah, kalo saya cuma luka lecet aja, karena langsung terpental dari motor.” Jelasnya.

Sementara itu, Lexy (24) Kaka korban menyayangkan kejadian tersebut, dan membuat adiknya mengalami luka cukup serius.

“Ya gitu mas kondisi adik saya, tulang betis dan paha patah, tangan juga patah, dan luka serius di wajah, belum bisa berkomunikasi,” Kata Lexy

Pihak korban juga berharap pihak kepolisian lebih humanis dalam menindak setiap pelanggaran lalu lintas.

“Kami harap polisi libih berkemanusiaan lah dalam menindak pelanggaran.” Tandasnya.

Sementara itu, Satlantas Polres Metro AKP Rezki Parsinovandi menyangkal, lakalantas yang terjadi akibat aksi kejar-kejaran anggotanya dengan pelanggar lalulintas yang hendak ditilang.

“Jadi pengendara itu ngebut melanggar lalulintas melawan arus, kemudian menyalip motor dan nabrak mobil, jadi tidak ada pengejaran dari anggota, tapi pada saat itu kebetulan ada anggota yang sedang patroli pada saat kejadian lakalantas, dan kemudian viral,” Kata AKP Rezki Parsinovandi saat dikonfirmasi diruang kerjanya.

Dirinya juga mengimbau masyarakat, khususnya pengendara motor untuk taat berlalu lintas, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Untuk kondisi korban sekarang dalam keadaan kritis, akhir akhir ini juga banyak terjadi laka yang mana korbannya ini dibawah umur, jadi kami mengimbau untuk adik adik yang menggunakan motor untuk menggunakan helm, meski pengendara motor dibawah umur tidak diperbolehkan, dan orang tua juga harus selalu mengawasi anaknya.” Tandasnya.  Di lansir dari media jejamo.com (red)

Spread the love

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here