Beranda Lampung Ketua Yayasan Darul Qur’an Lambar Diduga Palsukan Surat Tanah Warga

Ketua Yayasan Darul Qur’an Lambar Diduga Palsukan Surat Tanah Warga

95
0

Lampung Barat – Ketua Yayasan Darul Qur’an Lampung Barat diduga palsukan surat tanah dan tanda tangan warga. Dugaan ini terungkap saat masyarakat Pekon Tanjung Sari, Kecamatan Bandar Negeri Semuong (BNS) berinisial Z, B dan M, mengajukan pembuatan sertifikat tanah melalui program sertifikat prona di Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat pada tahun 2020 lalu.

Namun, setelah dilakukan pengecekan oleh tim dari BPN melalui Pokmas Prona Pekon Tanjung Sari, ternyata tanah seluas satu hektar yang diklaim milik tiga warga tersebut telah memiliki sertifikat tanah sejak tahun 2017 dengan pembuatan jalur mandiri yang diduga atas nama AR. AR sendiri merupakan Ketua Yayasan Darul Quran, Pekon Tanjung Sari, Kecamatan BNS, Lampung Barat.

Sukamto, Peratin Tanjung Sari, mengatakan, dari keterangan tiga warganya yakni, Z, B dan M, tanah tersebut sudah dimiliki, M, sejak tahun 1995, Z pada tahun 2012 dan B didapat dari R namun belum memiliki sertifikat tanah.

“Baru mau dibuat melalui jalur prona tahun lalu, tetapi anehnya tanah tersebut diduga sudah memiliki sertifikat atas nama satu orang. Semoga Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) segera mengeluarkan sertifikat elektronik yang dinilai lebih aman dibandingkan analog,” kata dia, Senin (22/3).

Dengan menggunakan sertifikat tanah elektronik, maka tanda tangan akan dilakukan secara digital sehingga tidak bisa dipalsukan. (Dika/Nia)

Spread the love

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here