Beranda Kota Metro Warga Sanggah Lingkungan Semua Sudah Memberikan Ijin Terkait Bangunan Milik Raden Sumatera

Warga Sanggah Lingkungan Semua Sudah Memberikan Ijin Terkait Bangunan Milik Raden Sumatera

117
0

Galaksinewss.com, METRO (SMSI) – Sempat diprotes warga, bangunan Yayasan Majelis Serambi Aulia Raden Sumatera yang belum memiliki kelengkapan Izin Mendirikan Bangunan (IMB),Tim Satpol PP Kota Metro lakukan sidak terkait kelengkapan berkas tersebut.

Kabid Penegak perda Sat-Pol PP Yoseph Nanotaek, Kamis (25/02/21) mengatakan, bahwa dirinya bersama Tim sudah sidak bangunan tiga lantai tersebut, namun tidak dipertemukan dengan pemilik bangunan, dikarenakan harus membuat janji terlebih dahulu bila ingin bertemu.

” Akhirnya kamipun ditemui oleh perwakilan dari Kuasa Hukum Raden Sumatera, mereka menunjukkan surat izin lingkungan. Sementara untuk berkas lainnya sudah dalam proses,” jelasnya pada awak media.

Lanjut Yoseph, untuk sementara aktivitas pembangunan dihentikan sampai perizinan memenuhi syarat. kuasa hukum dari pihak Raden Sumatera menyampaikan bahwa bangunan tersebut dipergunakan untuk tempat pendidikan, seperti pondok pesantren.

Sementara perwakilan kuasa hukum mengatakan, untuk saat ini perizinan bangunan sedang proses berjalan.

“Bangunan itu sendiri adalah untuk yayasan pendidikan, dan berkas saya lihat lengkap. kemarin juga kami sudah musyawarah di kantor kelurahan Hadimulyo Barat dan kami sudah sepakat untuk memenuhi keinginan dari saudara azis untuk memasang safety untuk pengamanan selama pekerjaan itu belum selesai , kamipun akan mengganti jika ada asbes yang pecah. untuk ijin lingkungan, alhamdulillah masyarakat sudah memberikan ijin,”katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Ria Andari saat dikonfirmasi melalui pesan singkat mengatakan, Yayasan Majelis Serambi Aulia Raden Sumatera tidak terdaftar di data dinas pendidikan, belum ada ijin ke kami ,”kata Ria.

Azis menjelaskan, bahwa saat musyawarah di kelurahan itu tidak ada pembahasan soal kompensasi untuk masyarakat.

“Kalau mengganti yang rusak itu, bukan kompensasi namanya tapi mengganti yang rusak, terkait ijin lingkungan belum semua masyarakat yang terdekat dan terkena dampak dari pembangunan ini semua setuju dengan adanya bangunan tiga lantai milik Jalal (raden sumatera) itu yang sudah tanda tangan tidak setuju ada sembilan(9) orang termasuk saya, jadi darimana bisa mereka bilang semua warga setuju,” sesalnya.(red)

Spread the love

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here