Beranda Lampung Simpan Narkotika, Seorang Petani Ditangkap Satresnarkoba Polres Tulang Bawang

Simpan Narkotika, Seorang Petani Ditangkap Satresnarkoba Polres Tulang Bawang

95
0

Tulang Bawang – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tulang Bawang amankan pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkiba jenis sabu. Pelaku yang berinsial SA (35) warga Kampung Gunung Tapa Induk, Kecamatan Gedung Meneng, Kabupaten Tulang Bawang.

SA diamankan pada Selasa (09/2) pukul 16.30 WIB, disebuah warung pecel yang ada di Dusun Sri Rahayu, Kampung Gedung Bandar Rahayu, Kecamatan Gedung Meneng.

“Selasa sore petugas kami berhasil menangkap seorang petani yang menjadi pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Petani tersebut ditangkap saat sedang berada di sebuah warung pecel, yang ada di Dusun Sri Rahayu, Kampung Gedung Bandar Rahayu,” ujar Kasatnarkoba AKP Anton Saputra mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Andy Siswantoro, Rabu (10/2).

AKP Anton menjelaskan, dari tangan pelaku petugas berhasil menyita barang bukti (BB) berupa satu bungkus plastik klip bening berisi narkotika jenis sabu dengan berat 0,45 gram, lim bungkus plastik klip kosong, handphone merk Nokia warna hitam, dompet warna coklat, tabung kaca (pyrex) dan alat hisap sabu atau bong.

Menurutnya, penangkapan pelaku merupakan hasil penyelidikan diwilayah Kecamatan Gedung Meneng. Informasi yang didapat bahwa pelaku sedang berada di sebuah warung pecel sehingga petugas langsung menuju ke lokasi.

“Setelah pelaku berhasil ditangkap, lalu dibawa oleh petugas kami untuk menunjukkan tempat persinggahannya disebuah rumah yang ada di Dusun Sri Rahayu, kemudian dilakukan penggeledahan di rumah tersebut dan berhasil disita BB berupa narkotika jenis sabu berikut alat hisapnya,” terangnya.

Saat ini pelaku masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolres Tulang Bawang dan akan dikenakan Pasal 114 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 1 Miliar dan paling banyak Rp. 10 Miliar,” pungkasnya.(*)

Spread the love

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here