Beranda Kota Metro Tak Lapor Pamong SS di Grebek Di Kontrakan

Tak Lapor Pamong SS di Grebek Di Kontrakan

102
0

Galaksinewss.com, Metro- Masyarakat Rt 22 Rw 06 kelurahan Margorejo Kecamatan Metro Selatan selasa (3/11/20) ramai- ramai melakukan penggerebekan di rumah yang di duga telah menjadi tempat untuk berbuat mesum oleh oknum seorang Dokter Spesialis Saraf, dr. SS Sp.s sedang bersama seorang wanita yang bernama JM warga Lampung Timur.

 

Warga sekitar yang merasa resah atas seringnya SS datang ke rumah tersebut akhirnya beramai- ramai mendatangi rumah kontrakan di bantu oleh pamong dan Lurah setempat.

SS mengakui pada warga dan pamong jika dirinya dan JM Sudah menikah siri pada bulan Juli yang lalu hal tersebut di buktikan dengan adanya surat keterangan sudah menikah yang di tunjukkan SS pada pamong setempat, menindak lanjuti hal tersebut maka warga dan pamong membawa SS ke Polsek setempat untuk di mintai keterangan atas pengakuannya itu.

 

Dalam mediasi di Polsek Metro Selatan SS mengatakan,” saya datang ke situ untuk menemui istri saya JM, kami sudah menikah secara agama atau siri jelasnya, saya mohon maaf kepada masyarakat jika saya tidak meminta ijin kepada pamong dan masyarakat sekitar terkait saya dan istri saya yang tidak lapor ke pamong setempat terkait hal ini jelasnya di Polsek Metro Selatan.

 

Sementara salah seorang warga dalam mediasi di polsek yang di hadiri oleh Kapolsek Iptu Yugo, Pamong, warga dan SS menyampaikan keinginan masyarakat setempat,” kami meminta jika di setujui agar pak dokter bisa memberikan kompensasi kepada masyarakat senilai lima ratus juta rupiah untuk pembersihan kampung ungkapnya.

 

Mendengar hal tersebut Soeradi merasa keberatan,” saya hanya mampu memberikan kompensasi untuk kampung senilai seratus juta (100.000.000) jelasnya.

 

Masyarakat setempat pun menyetujui kesanggupan SS di saksikan oleh Kapolsek, Pamong dan masyarakat margorejo metro selatan yang akhirnya sesuai kesepakatan pamong, masyarakat dan SS membuat surat pernyataan di Polsek Metro Selatan.

 

Sementara Lurah Margorejo Maryanto saat di konfirmasi melalui telfon kamis (5/11/20) terkait dana kompensasi yang sudah di setujui oleh SS dan Masyarakat mengatakan,” saya tidak tahu jika ada permintaan masyarakat seperti itu, harusnya masyarakat melaporkan hal itu ke saya, karena saya Lurahnya tapi sampai saat ini saya belum menerima laporan terkait hal itu jelasnya.

 

Hal yang di sampaikan dedi selaku Rt 22 di tempat kejadian penggerebekan mengatakan via Whatsapp,” kami masyarakat dan pamong tidak mengharapakan kompensasi dari saudara SS karena kejadian tempo hari sudah di selesaikan secara kekeluargaan. jelasnya ( red)

 

 

 

 

Spread the love

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here