Beranda Lampung Demi Kemenangan Cawabup ini Cari Muka Dengan Mencium Tangan Warga yang di...

Demi Kemenangan Cawabup ini Cari Muka Dengan Mencium Tangan Warga yang di Temui

117
0

Lampung Tengah – Demi meraih simpati masyarakat, Calon Wakil Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya terus melakukan pergerakan kontroversi jelang pilkada 9 Desember 2020 mendatang.

Sebelumnya diberitakan, kampanye Musa-Dito sempat dibubarkan panwaslu akibat tidak mematuhi Protokol kesehatan, dengan mengumpulkan masa melebihi aturan yang telah ditetapkan KPU, Kini Ardito Wijaya melakukan hal Serupa.

Kali ini tidak tanggung – tanggung, selain mengumpulkan masa yang cukup banyak, Ardito Wijaya tidak segan segan memeluk dan mencium warga Lampung Tengah yang ditemuinya dalam berkampanye, sembari memberikan baju bertuliskan Musa-Dito Lampung Tengah Berjaya yang dilakukan di Pasar Gunung Sugih Jumat (30/10/2020).

Hal ini tentu dilakukan Ardito hanya untuk pencitraan dan meraih simpati masyarakat. Sebab, dalam kampanye sebelumnya Ardito belum pernah melakukan hal ini.

Selain itu, strategi kampanye ini tentu akan sukses dan ampuh untuk menarik simpati warga. Sebab masyarakat akan mengira jika sosok Ardito adalah sosok yang merakyat.

Sebelumnya juga banyak diberitakan diberbagi Media tentang pelanggaran yang dilakukan dalam berkampanye, mulai kurang patuhnya penerapan Protokol kesehatan, mengajak ASN berkampanye terbuka, hingga hadirnya orang tua yang masih aktif menjabat sebagai Walikota Metro Achmad Pairin dalam setiap kegiatan berkampanye.

Hal ini sangat disayangkan, dimana nampak karakter ambisi dalam meraih kursi kepala daerah demi meneruskan dinasti kekuasaan yang sebelumnya sempat dijabat sang ayah Achmad Pairin yang kini menjabat sebagai kepala daerah di Kota Metro.

Salah satu warga sekitar, Bambang, menyesalkan apa yang dilakukan Ardito. Menurut dia, seharusnya Bacawabup Ardito Wijaya mematuhi anjuran pemerintah untuk tidak bersalaman dan menjaga jarak karena masih dalam pamdemi COVID-19.

“Iya mas. Ini kan lagi pandemi, menurut anjuran pemerintah jaga jarak dan tidak bersalaman,” ujarnya.

Sementara itu, saat dihubungi melalui pesan singkat dan telephone, Bacawabup Ardito Wijaya tidak menjawab dan pesan singkat yang dikirimkan tidak dibalas. (Red)

Spread the love

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here